Sambiloto, Si Pahit yang Penuh Khasiat

Posted by Willy Juanggo 15/03/12 2 komentar
Sebagai orang Indonesia tentu kita tahu dan familier dengan sambiloto. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Andrographis paniculata ini telah dimanfaatkan sebagai obat sejak zaman dahulu. Khasiat tanaman ini awalnya hanya diketahui oleh kalangan tertentu saja, seperti para bangsawan dan kerabat keraton. Namun seiring dengan perkembangan zaman, pemanfaatan sambiloto sebagai obat tidak hanya terbatas pada golongan bangsawan atau kerabat keraton saja, namun khasiatnya juga telah diketahui dan dikenal oleh masyarakat luas.

Pemanfaatan Sambiloto dalam pengobatan sebenarnya tidak hanya digunakan oleh masyarakat Indonesia, namun masyarakat negara lain di kawasan Asia, seperti India dan Cina juga memanfaatkannya. Saat ini, telah banyak riset dilakukan untuk menggali lebih dalam manfaat Sambiloto, dan hasilnya menunjukkan bahwa tanaman ini efektif untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Oleh karena itu, Sambiloto berpotensi sebagai obat yang penting di masa depan.

Jika kita berbicara tentang Sambiloto, tentu tidak bisa terlepas dari ciri khas yang dimiliki oleh tanaman yang satu ini, ya rasa pahitnya yang luar biasa. Rasa pahit sambiloto sebenarnya berasal dari zat andrographolid yang terkandung di dalamnya. Meskipun demikian, banyak kandungan lain di dalam sambiloto yang bermanfaat untuk pengobatan, seperti alkane, keton, adelhid, asam kersik dan damar. Di samping itu juga mengadung zat kalium yang berfungsi untuk meningkatkan jumlah urine sekaligus membantu mengeluarkannya. Kandungan minyak atsiri sambilito berkhasiat sebagai anti radang.

Khasiat utama sambiloto adalah sebagai antibakteri dalam pengobatan penyakit disentri dan radang lambung (enteritis), yakni dengan cara meminum air rebusan tanaman sambiloto atau serbuknya. Tanaman ini juga berkhasiat untuk pengobatan influenza, bronchitis, TBC, serta hepatitis. Untuk pengobatan TBC, khasiat sambiloto sinergis dengan obat modern Isonikotin Hidrazid (INH).

Sambiloto juga berkhasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh (imunitas) karena tanaman ini dapat meningkatkan daya fagositosis leukosit. Khasiat lainnya, air rebusan sambiloto juga dapat digunakan sebagai obat demam. Serbuknya juga dapat digunakan untuk menurunkan kadar glukosa darah. Untuk mendapatkan khasiat yang satu ini, biasanya dipadukan dengan daun kumis kucing. Penyakit disentri basiler juga dapat diobati dengan serbuk, pil atau tablet yang terbuat dari serbuk herba sambiloto. Bahkan, berkat kemampuannya merangsang daya tahan sel dan memproduksi antibody (immunostimulant) ekstrak sambiloto sudah digunakan sebagai salah satu zat penghambat HIV. Meskipun demikian, ada sedikit catatan bagi ibu yang sedang hamil atau menyusui disarankan untuk tidak mengkonsumsi sambiloto.

Bagaimana, banyak bukan khasiat yang terkandung dalam sambiloto? Meski terasa pahit di lidah, demi pengobatan cuekin saja pahitnya dan ambil semua khasiatnya. Semoga bermanfaat.

Dari berbagai sumber

sumber gambar: sambiloto.org

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Sambiloto, Si Pahit yang Penuh Khasiat
Ditulis oleh Willy Juanggo
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://wierfy.blogspot.com/2012/03/sambiloto-si-pahit-yang-penuh-khasiat.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

2 komentar:

Jelajah Nesia mengatakan...

Bebragi KIsah, Informasi dan Foto

Tentang Indahnya INDONESIA

www.jelajah-nesia.blogspot.com

Toko Online Kalistajaya mengatakan...

mksih infox gan..

Poskan Komentar

Jangan lupa tinggalkan komentar ya!!!

Modified by Willy Juanggo

Recent Posts

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Follower